SMANSA Meraih Juara dalam Lomba Peneliti Belia 2016

Smansa Berhasil Memperoleh Juara 1 Lomba Essai Tingkat Regional (Bali, Jawa, Nusa Tenggara)
15 August 2016
Lagi, SMA N 1 Singaraja Meraih Prestasi Tingkat Internasional
15 August 2016

SMANSA Meraih Juara dalam Lomba Peneliti Belia 2016

20160730_184059 (1)SMA Negeri 1 Singaraja (SMANSA) kembali berprestasi dalam bidang karya tulis. Siswa SMANSA berhasil mewakili Bali dalam Lomba Peneliti Belia Tahun 2016. Lomba Peneliti Belia (LPB) adalah lomba penelitian untuk siswa sekolah menengah di Indonesia yang dikelola oleh Center for Young Scientists(CYS) sejak tahun 2005. CYS adalah  sebuah lembaga yang menaungi para ilmuwan muda. LPB regional berlangsung setiap tahun di beberapa provinsi/kabupaten/kota melalui kerjasama berbagai pihak. Dari puluhan naskah yang diterima panitia LPB Regional Bali terdapat 36 naskah yang berasal dari SMA Unggulan yang ada di Provinsi Bali yang berhasil lolos kualifikasi yang kemudian di presentasikan di depan 6 Dewan Juri yang terdiri dari Dokter dan Dosen dari Universitas Indonesia dan Universitas Udayana. Berkat penelitian yang matang dan presentasi yang baik dibawah bimbingan Dra. Ni Made Halustini, siswa SMANSA yaitu Elita Theofani Juliawan dan Komang Andreawan Ambri berhasil lolos passing grade dengan predikat Best Experimental Design and presentation dengan karya tulisnya yang berjudul Study On The Effectiveness On The Aqueous Leaves Extract of Kelor (Moringa Oleifera) Against Alloxan Inclured Diabetes Mellitus yaitu meneliti antivitas anti diabetes daun kelor dengan induksi alloxan monohidrat. Berkat prestasi yang diraih, maka SMANSA akan mewakili Bali dalam Lomba Peneliti Belia Tingkat Nasional yang diperkirakan akan berlangsung pada bulan September 2016. Semoga siswa SMANSA akan kembali meraih juara tingkat nasional sehingga akan berkesempatan berlaga dalam International Confrence of Young Scientists (ICYS) yang rencananya akan berlangsung di Jerman dan Asia Pasific Confrence of Young Scientists (APCYS) yang akan berlangsung di Nepal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *